11/02/2007
Sejarah Pendidikan di Jayawijaya Catat Lembaran Baru
Di Posting Tanggal 28 Agustus 2007 Oleh webmaster
Wamena – Sebagai bentuk sumbangan pengabdian kepada daerah ini dalam bidang pendidikan maka, PGRI Jayawijaya telah melaksanakan seminar tentang Pengautan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Pendidikan Di Kabupaten Jayawijaya.
”Dengan dilaksanakannya seminar penguatan Raperda pendidikan di Jayawijaya saat ini, maka hal ini akan tercatat dalam lembaran sejarah perjalanan pendidikan di Kabupaten Jayawijaya,”.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Jayawijaya yang diwakili oleh Kasubdin Perencanaan P dan P, S.P Ronsumbre, ketika menutup kegiatan seminar penguatan raperda pendidikan di Kabupaten Jayawijaya, pada hari Kamis (26/07).
Menurut, Ronsumbre kegiatan yang dilakukan oleh PGRI Jayawijaya kali ini merupakan sebuah terobosan baru guna memberikan payung hukum kepada para guru dalam menjalankan segala tugas dan tanggungjawabnya didalm pengabdiannya kepada masyarakat yang ada di daerah ini.
Sementara itu Ketua Panitia Nilus Leisubun Amd.Pd, dalam sambutannya ketika menutup kegiatan seminar mengatakan draf dari pada raperda ini merupakan hasil pergumulan hati dari para guru yang terlibat dalam kegiatan seminar ini guna membawa pendidikan di Jayawijaya kearah yang lebih baik,” ujarnya.
Hal ini dilakukan, katanya supaya pendidikan dapat dipandang sebagai salah satu hal yang penting dalam pembanguan didaerah ini.
Untuk itu Nilus mengharapkan kepada pihak pemerintah daerah untuk dapat meneruskan semua hasil pergumulan dari para guru ini kepada pihak legislatif guna dijadikan Perda sebagai landasan bagi para guru dalam melaksanakan pengbdiannya di Kabupaten Jayawijaya ini.** (papuapos)
11:35 Posted in Kabupaten Jayawijaya | Permalink | Comments (0) | Email this
Mahasiswa Minta Bantuan Akhir Studi Dinaikan
Di Posting Tanggal 16 Agustus 2007 Oleh webmaster
Wamena – Sekitar 200-an mahasiswa asal Jayawijaya, Selasa (14/8) lalu melakukan pertemuan dengan Plt. Bupati Jayawijaya Nikolas Jigibalom S.Sos. guna membicarakan pembagian beasiswa bagi mahasiswa studi akhir yang sedang menempuh kuliah sekarang ini.
Dalam pertemuan itu mereka meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah yang cepat guna membagikan dana bantuan studi akhir.Bahkan mereka juga meminta kenaikan bantuan studi Rp. 2.500.000.
Menanggapi permintaan mahasiswa itu, Plt. Bupati Jayawijaya Nikolas Jigibalom S.Sos. mengatakan dalam penyaluran bantuan studi akhir dirinya sendiri yang akan membagikan di setiap kota studi.
Menurutnya, agar bantuan studi akhir ini bernar-benar dinikmati para mahasiswa pihaknya akan melakukan kros cek data dari mahasiswa agar tidak terjadi kesalahan dalam penyalurannya.
“Besarnya dana yang akan di terima mahasiswa akan disesuaikan dengan kondisi kebutuhan yang ada karena masih ada pendanaan untuk sector yang lainnya,” terangnya.
Untuk itu Plt. Bupati Nikolas menghimbau kepada semua mahasiswa yang berhak menerima dana bantuan ini untuk tetap tinggal di daerah studi masing-masing karena pembagiannya akan langsung dilakukan di kota studi masing-masing.
“Realisasikan seusai 17-an ( perayaan HUT RI ), serta akan disesuaikan dengan tugas-tugas yang ada,” ujarnya. Dia juga meminta para mahasiswa yang berasal dari kota studi di luar wamena untuk dapat kembali ke kota studinya sehingga secepatnya dapat menerima bantuan studi akhir.**(sumber:papuapos)
11:30 Posted in Kabupaten Jayawijaya | Permalink | Comments (0) | Email this
SMA Kristen Dipalang
Di Posting Tanggal 22 Agustus 2007 Oleh webmaster
Wamena – SMA Kristen Wamena yang terletak di jalan Hom-Hom, Selasa (21/8) kemarin kembali dipalang oleh pemilik tanah. Pemalangan itu dilakukan dengan alasan belum menerima pembayaran uang tanah.
Aksi pemalangan dilakukan pemilik tanah dengan menutup pintu masuk sekolah dengan batang pohon dan mengunci pintu pagar hingga para guru dan siswa tidak dapat melakukan aktifitas kegiatan belajar pada saat itu.
Dari keterangan para guru dan kepala sekolah, menyebutkan pemalangan ini bukan yang pertama kali terjadi dan alasan yang dipakai oleh pemilik tanah selalu sama bahwa tanah tersebut belum dibayar oleh pemilik yayasan.
“Dari dulu juga begitu mereka selalu meminta uang tanah padahal yayasan sudah membayar harga tanah yang saat ini dipakai yayasan,” ujar Ety salah satu guru SMA Kristen.
Menurutnya, aksi pemalangan selalu dilakukan oleh orang yang sama yang dulunya menerima harga tanah yang dijual kepada yayasan sekolah tersebut, bahkan diluar aksi pemalangan yang dilakukan pemilik tanah sering meminta uang kepada guru-guru atau kepala sekolah yang tinggal di area sekolah.
Dan untuk menunjukan bahwa tanah yang digunakan oleh sekolah telah dibeli dengan sah, dihadapan Kapolsek Wamena kota pihak sekolah melalui kepalanya sekolahnya menunjukan arsip pembelian tanah yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Namun karena tanah yang dibeli tersebut belum diaktekan oleh yayasan, pemilik tanah selalu menjadikan hal tersebut sebagai alas an bahwa tanah tersebut belum dibayar.
Setelah diketahui bahwa terjadi pembelian tanah melalui surat yang sah, akhirnya Kapolsek Wamena kota, Iptu.Philip Ladjar meminta bekas pemilik tanah untuk membuka palang yang dibuat karena dari aksi itu menimbulkan efek yang tidak baik dan pemalangan berkahir pada hari itu juga.**(sumber:papuapos)
11:30 Posted in Kabupaten Jayawijaya | Permalink | Comments (0) | Email this
Siswi SMPN 2 Raih Nilai Tertinggi
Di Posting Tanggal 26 Juni 2007 Oleh webmaster
Wamena – Siswa SMP Negri 2 Wamena, Kresna Juni Siagian (14) menjadi lulusan terbaik di kabupaten Jayawijaya dengan nilai 9,027.
Adapun prestasi kelulusan tersebut dengan nilai rata-rata di atas 8,00, dengan rincian untuk pelajaran bahasa Indonesia dengan nilai 8,80, bahasa Inggris 10.00 dan matematika 9,67.
Kepala sekolah SMP Negri 2 Wamena, Cornelis Paragay. Spd mengatakan dari semua siswa SMP yang dibagi per rayon, untuk rayon 2 sekolah ini menduduki peringkat pertama dengan nilai tertinggi. Bahkan ada beberapa siswa lagi yang masuk dalam sepuluh besar. Untuk dia berpesan kepada siswa yang lulus bahwa hasil yang telah dicapai itu bukan hanya bisa didapat di sekolah saja tetapi dapat diaplikasikan juga di sekolah lanjutan tingkat atas nantinya.
Y. Siagian orang tua siswa peraih nilai tertinggi kepada Papua Pos mengatakan prestasi yang diperoleh oleh anak keduanya tidak lepas dari motivasi orang tua.
“Kami selalu mengupayakan prasarana belajar untuk anak, seperti fasilitas komputer dan beberapa peralatan penunjang belajar lainnya,” terangnya.(sumber:papuapos)
11:20 Posted in Kabupaten Jayawijaya | Permalink | Comments (0) | Email this
Pendaftaran SPMB Didominasi Siswa SMU di Kota
Di Posting Tanggal 26 Juni 2007 Oleh webmaster
Wamena- Setelah mendengarkan hasil ujian nasional (UAN) maka saat ini para siswa dari sekolah menengah umum (SMU) yang berada di Kabupaten Jayawijaya yang telah dinyatakan lulus dari sekolahnya sekarang disibukkan dengan pendaftaran Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang telah dibuka secara serentak untuk tingkat nasional.
Para siswa yang mendaftar pada SPMB kali ini sebagian besar adalah siswa yang dinyatakan lulus ujian pada tahun ini, dan ingin melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi negeri.
Menurut salah seorang staf pada bagian pendidikan menengah dan kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabuparen Jayawijaya saat ini para siswa yang datang untuk mendaftar SPMB baru para siswa SMU yang berada disekitar Kota Wamena.
Sedangkan mereka yang berasal dari luar kota Wamena masih belum terlihat untuk mengikuti pendaftaran.
Soal siswa yang lolos pada seleksi lokal siswa berpotensi (SLSB) yang dilakukan oleh pihak Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, menurutnya para siswa yang dinyatakan lulus melalui jalur SLSB tetapi siswa tersebut tidak lulus pada UAN maka mereka secara otomatis dinyatakan gugur.
Dan untuk para siswa yang tahun lalu tidak lulus pada UAN tetapi telah mengikuti ujian kesetaraan paket C, dapat mengikuti SPMB pada tahun ini.
“Hak mereka sama dengan siswa yang lulus UAN sehingga bisa ikut SPMB,” tandasnya.** (sumber:papuapos)
11:20 Posted in Kabupaten Jayawijaya | Permalink | Comments (0) | Email this
Tingkatkan SDM Pemkab Jayawijaya Bangun Kelas Khusus
Tingkatkan SDM Pemkab Jayawijaya Bangun Kelas Khusus
Di Posting Tanggal 08 November 2006 Oleh
Meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) dilingkungan Pemerintah daerah Jayawijaya, pemerintah daerah ini bersama dengan fakultas FISIP Universitas Cendrawasih (Uncen) dan Sekolah Tinggi Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN) kembali menjalin kerjasama dengan membuka kelas jarak jauh bagi para pegawai negeri dilingkungan Pemkab Jayawijaya.
Program dilakukan untuk menjawab kebutuhan, Pemda dalam meningkatkan mutu aparaturnya dalam menjalankan roda pemerintahan untuk melayani masyarakat.
Ketua STIA LAN Jakarta, Drs.Anggiat M.Sinaga, M.Si kepada wartawan di Wamena, mengatakan pihaknya bersama Uncen akan membuat sebuah program belajar sesuai kebutuhan Pemda Jayawijaya. Dengan satu tujuan peningkatan mutu aparatur pemerintahan.
Pendirian kelas kerjasama yang bersifat segi tiga ini, menurut Angiat Sinaga sifatnya segi
tiga, tapi hal tersebut merupakan sebuah satu kesatuan yang tidak terpisahkan, karena Pemda memiliki tekad untuk memajukan SDM aparaturnya, STIA sebagai lembaga tinggi kedinasan menfasilitasi kerjasama tersebut, yang barang tentu STIA harus menyadari bahwa bersinergi dan berkordinasi dengan pendidikan tinggi di Provinsi yang bersangkutan.
Sedangkan untuk merealisasikan hubungan kerjasama ini hingga mencapai hasil yang inginkan, STIA LAN mengharakan adanya kerjasama yang baik dalam kerjasama ini. Dimana STIA LAN dan Uncen sebagai lembaga pendidikan yang menyediakan materi dan tenaga pengajar hendaknya dapat didukung penuh oleh Pemda dengan menyediakan anggaran bagi kelangsungan pendidikan tersebut.
”latar belakang kembalinya kerjasama ini, karena bupati saat ini memberikan suatu tekad untuk kemajuan suatu daerah yang harus didukung dengan manusia yang berkualitas, itu sebabnya kelas ini kembali dibuka yang pasti didukung dengan dana yang akan dianggarkan,”ungkap Anggiat M.Sinaga.
Sementara itu Dekan FISIP Uncen, Drs.Naffi Sanggenafa, MA. mendukung adanya kerjasama ini menyatakan sebagai sebuah moment yang tepat dalam upaya pengembangan SDM terutama dalam kaitannya dengan Pemda Jayawijaya, apalagi jika dilihat dari persepektif Pemda dalam upaya pengembangan aparatur kedepan.
”adanya kerjasama ini antara Uncen, STIA LAN sebagai lembaga pendidikan dan Pemda Jayawijaya dalam mengembangkan mutu aparatur, kami pihak Uncen sangat mendukung hubungan kerjasama sama ini,” ujarnya
Sedangkan untuk menjawab tenaga pengajar di kelas jarak jauh ini yang otomatis akan bersinggungan dengan tenaga pengajar di Uncen sendiri, Naffi Sanggenafa menyatakan pihaknya secara kedalam telah melakukan kordinasi untuk menyediakan tenaga pengajarnya termasuk dengan pihak STIA LAN sendiri. (sumber:papuapos)
10:00 Posted in Kabupaten Jayawijaya | Permalink | Comments (0) | Email this

