11/02/2007
Pengelolaan Dana Bos di SD Bibida Paniai Jadi Contoh
Di Posting Tanggal 19 Juni 2007 Oleh webmaster
Enarotali - Pengelolaan dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) sering menimbulkan persoalan akibat adanya kesalahpahaman antara dewan guru dengan kepala sekolah, dewan guru maupun dinas P dan P.
Namun kini pngelolaan dana BOS dan block grant di sekolah-sekolah dasar di Paniai pada tahun ini telah berjalan dengan baik, tidak seperti pengalaman tahun kemarin.
Hal tersebut terjadi akibat adanya pengawasan dan pembinaan dari pengawas serta adanya perubahan manajemen kepala sekolah dalam melakukan pengelolaan dana tersebut. Salah satunya yang bisa dijadikan contoh adalah SD YPPK Bibida. Pasalnya mulai proses pendistribusian dana untuk keperluan biaya operasional semuanya transparan.
“Kami setelah menerima dana tersebut, saya mengumpulkan guru-guru kelas untuk membicarakan pengelolaan dana tersebut, supaya mereka juga mengetahui sekolah kami dapat dana besarnya berapa’’ ujar Kepala Sekolah SD YPPK Bibida, Yosephina Degei.
Menurutnya, dana yang telah diterima, pada tahap ini adalah block grant.”Dana itu saya langsung berikan kepada guru-guru kelas untuk membelanjakan kebutuhan masing-masing kelas, seperti kapur, penghapus, kertas, dll,” ungkapnya.
Lebih lanjut perempuan yang biasanya di sapa, ibu yos ini mengatakan, dana ini digunakan untuk penunjang kelancaran proses belajar dan mengajar di kelas, sehingga dana langsung diserahkan kepada para guru. Bahkan dia bersama para guru lainnya sama-sama menghitung sehingga berapa pengeluaran dan proses pengeluaran seperti apa diketahui bersama.
Soal pengelolaan dana BOS dengan model seperti itu dia mengatakan memang hal ini bisa dilakukan karena adanya pembinaan dari coordinator pengawas SD sehingga kerja sama benar-benar berjalan.
Koodinator Pengawas SD Paniai Timur, Serilus Magai mengatakan memang SD YPPK Bibida telah melakukan pengelolaan dana dengan benar, sehingga pantas SD ini harus menjadi contoh.
“SD ini memang kami bina secara khusus oleh karena itu saya mau supaya SD lain juga mengikuti contoh ini, supaya tidak timbulkan masalah dalam pendidikan agar semua proses belajar mengajar bisa jalan dengan baik,” jelasnya.**(sumber:papuapos)
11:25 Posted in Kabupaten Paniai | Permalink | Comments (0) | Email this
Derek Pakage: Layanilah Mereka di Balik Gunung
Di Posting Tanggal 08 Juni 2007 Oleh webmaster
Enarotali - Misi menjadikan manusia Paniai yang sehat melalui peningkatan kualitas kesehatan dan perbaikan gizi masyarakat merupakan pernyataan yang terdapat dalam visi misi bupati dan wakil bupati kabupaten paniai.
Hal tersebut dikemukakan kembali di sela-sela wisuda SPK Kelas Pemda Paniai di enagotadi beberapa waktu lalu oleh Wakil Bupati Paniai,Derek Pakage,S IP.
Dalam melakukan tugas pelayanan dibidang kesehatan menurut Pakage memerlukan tenaga waktu yang cukup agar dapt betul-betul menjangkau masyarakat di daerah yang jauh.Apalagi daerah Paniai ini mempunyai daerah yang medannya bergunung-gunung dan lembah yang luas.,
Dia menegaskan isu strategis di Paniai yakni isu strategis pengembangan kesehatan dan gizi masyarakat kondisi kesehatan dan gizi masyarakat masih sangat memprihatinkan, dimana kehidupannya rata-rata dibawah standar kesehatan.
Hal ini disebabkan tempat tinggal mereka yang tidak layak huni, bertempat tinggal yang sangat terisolir yang sulit terjangkau, terbatasnya tenaga medis, juga terbatas pula sarana dan prasarana kesehatan yang tidak memadai.
Lebih lanjut Pakage mengatakan adalah strategi untuk meningkatkan kualitas peningkatan pelayanan kesehatan dan perbaikan gizi, salah satunya dengan pengembangan sarana dan prasarana kesehatan masyarakat, pembinaan kesehatan dan gizi masyarakat.**(sumber:papuapos)
11:05 Posted in Kabupaten Paniai | Permalink | Comments (0) | Email this
WKRI Dekenat Paniai Gelar Lomba Masak (life skill dan gizi)
Di Posting Tanggal 24 Mei 2007 Oleh webmaster
Enarotali – Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok wanita katolik republic Indonesia sedekenat Paniai mengikuti lomba masak. Kegiatan itu dilaksanakan wanita katolik republic Indonesia yang melibatkan enam Paroki sedekenat Paniai.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka membina dan memberdayakan perempuan Paniai.
Ketua PKK kabupaten Paniai Ny. Banike Yeimo menyatakan kegiatan seperti ini kedepan dilaksanakan lebih baik lagi dengan bekerja sama GNOT dan PKK Kabupaten Paniai.
Dia berharap melalui kegiatan ini agar ibu-ibu yang mengikuti lomba bukan sekedar mengejar juara tetapi nilai-nilai yang dapat melalui lomba ini menjadi dasar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu.
Secara terpisah kepala SKB YPPK Enarotali Ibu Kristina Rahangiar menjelaskan bahwa tujuan ini dilaksanakan kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan persaudaraan diantara ibu-ibu social.
Sebab katanya, kegiatan ini untuk memotivasi daya juang dalam menyelesaikan tugas dan tangung jawab sebagai ibu rumah tangga.** (sumber:papuapos)
11:00 Posted in Kabupaten Paniai | Permalink | Comments (0) | Email this
Mutu Pendidikan di Paniai Harus Ditingkatkan
Di Posting Tanggal 03 Mei 2007 Oleh webmaster
Enarotali – Peringatan hari pendidikan nasional digelar kemarin secara serempak di Indonesia dan Papua, tak terkecuali di kabupaten Paniai.
Perayaan Hardiknas ini menjadi momentum peningkatan kualitas pendidikan di kabupaten Paniai mengingat hingga kini masih jauh dari memuaskan. Hal tersebut dikeluhkan sejumlah guru mulai dari angkatan 66 hingga 69 usai peringatan Hardiknas di kabupaten itu.
Mereka menilai saat ini mutu pendidikan di kabupaten Paniai semakin hari merosot. Hal ini disebabkan tenaga guru yang tidak melaksanakan tugas mereka dengan baik dimana sering meninggalkan tugas.
Akibatnya proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tidak berjalan sebagai mana mestinya sehingga berdampak pada kualitas pendidikan siswa.
Apalagi para guru lebih sering mencari jabatan yang lebih baik, dengan mengekar jabatan kepala distrik, anggota DPR, kepala bagian maupun kepala badan.
Ini diperparah dengan pucuk pimpinan di dinas pendidikan kabupaten Paniai tidak bisa mengambil tindakan tegas kepada para guru yang tidak melaksanakan tugasnya.
Begitupun dengan pemberiaan insentif yang layak agar mereka lebih betah mengajar di sekolah-sekolah yang menjadi tempat tugasnya.
Bahkan saat ini salah satu masalah yang muncul dalam dunia pendidikan adalah beredarnya ijasah-ijasah palsu yang digunakan masyarakat. Menurutnya mereka pihak dinas pendidikan harus segera mengambil langkah untuk menindak oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab itu dengan tegas sebab hal ini sama saja memperparah mutu pendidikan di Paniai.
Sementara peringatan Hardiknas digelar dalam suatu upacara yang berlangsung aman, tertib dan lancer.
Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai Thobias Ukago, S.Pd mewakili Bupati Kabupaten Paniai Naftali Yogi, S.Sos. Usai upacara itu dibagikan hadiah-hadiah bagi pemenang lomba memperingati hut tersebut.**(Sumber:papuapos)
10:49 Posted in Kabupaten Paniai | Permalink | Comments (0) | Email this

