11/02/2007

25 Guru SMP Se-Jayapura Pelatihan Tari dan Lukis

25 Guru SMP Se-Jayapura Pelatihan Tari dan Lukis
Di Posting Tanggal 16 Desember 2006 Oleh webmaster

Jayapura – Sekitar 25 guru kesenian Sekolah Menengah Pertama (SMP) kota Jayapura, diadakan pelatihan untuk mempelajari kesenian tari dan lukis yang digelar pada 13-16 Desember, agar nantinya dapat diterapkan kepada muridnya yang hingga saat ini, masih kurangnya pemahaman tentang kebudayaan yang berada di Papua.


Adapun ide dan gagasan untuk melakukan kegiatan tersebut, dilakukan oleh UPTD Taman Budaya Provinsi papua untuk meningkatkan kulitas guru di bidang seni yang nantinya dapat menciptakan suatu kesenian yang berguna bagi siswa SMP pada umumnya.
Kepala Taman Budaya Provinsi Papua, Drs. Aloysius Y. Nafurbenan mengatakan bahwa kegiatan yang diadakan mengacu pada Dinas Kebudayaan yang akan membangun rasa kecintaan terhadap seni dan kebudayaan yang berada di Papua, khususnya di kota Jayapura.
“ Kami dari pihak Dinas Kebudayaan dan UPTD Taman Budaya Provinsi papua, mengadakan pelatihan ini dikarenakan meningkatkan kualitas guru SMP di bidang seni, yang mana diajarkan sebuah tarian dan meteri lukisan dengan motif atau gerakan menurut daerah Papua,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Jumat kemarin.
Dalam pelatihan tari dan lukis yang dilatihkan kepada para guru SMP tersebut, nantinya dapat menjadi acuan untuk Dinas P dan P agar dapat masuk dalam kurikulum pelajaran yang masuk dalam muatan lokal tahun depan di sekolah-sekolah tersebut.
Dari 25 sekolah baik negeri maupun swasta yang diundang, tiap-tiap sekolah mengirim dua orang peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut. Para guru SMP tersebut, diajarkan tari Lemonipis yang merupakan tarian permainan atau tari gembira.
Sedangkan dari materi seni rupa menjelaskan, tentang bagaimana memahami garis-garis lukisan khususnya dalam motif maupun estetika dalam nuansa Papua, karena dengan memahami meteri tersebut nantinya dapat disalurkan ke para siswa.
Diakui masih kurangnya rasa suka terhadap kebudayaan sendiri, diakui juga oleh Kepala UPTD Taman Budaya dan Ketua panitia pelaksana karenannya permulaan kegiatan seperti ini, dilakukan terhadap guru SMP dan nantinya akan berlanjut untuk sekolah lainnya.
Dalam pernyataannya,Kepala Taman Budaya Provinsi Papua menambahkan bahwa, Dengan kegiatan seperti ini, mari kita kenalkan dan wariskan kebudayaan Papua sejak dini terhadap para siswa, sehingga kekayaan kebudayaan di Papua makin beragam.** (sumber:papuapos)